Pemerintahan

Pemkab Tulungagung Antisipasi Hidrometeorologi, 200 Personel Disiapkan

BURHAN
  • Rabu, 6 Desember 2023 | 21:40
Kapolres Tulungagung bersama Komandan Kodim 0807 dan Pemkab Tulungagung saat melakukan pemeriksaan peralatah dan personel gabungan (isal/memo)

 

Tulungagung, SEJAHTERA.CO - Menghadapi bencana hidrometeorilogi, personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkab Tulungagung, stakeholder terkait hingga relawan menjalani apel gelar pasukan, Rabu (6/12/2023).

Baca Juga: Perkara Sabu dan Dobel L Dilimpahkan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kedir, Tersangka Sempat Edarkan Kepada Pembeli

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pada Desember  ini mulai memasuki awal musim penghujan. Ini tentunya membuat beberapa wilayah akan rawan terdampak bencana hidrometeorologi.  

Maka dari itu, demi mengantisipasi bencana hidrometeorologi tersebut agar siap segera menanggulangi saat terjadinya bencana. Dengan begitu, perlu dilakukan apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan para personel dan peralatannya dalam menghadapi bencana.

 Baca Juga: Bumi Reyok Jadi Mesin “ATM” Pengemis dan Pengamen dari Luar Kota, ini Kata Kepala Dinsos P3A Ponorogo

"Apel gelar pasukan yang kami lakukan ini untuk memastikan kesiapan para personel maupun peralatan yang dimiliki untuk penanggulangan bencana," kata AKBP Teuku Arsya Khadafi, Rabu (6/12/2023). 

Pada apel gelar pasukan, ungkap Arsya, menyiapkan personel tanggap bencana sebanyak 200 personel yang akan disiagakan pada masing-masing posko yang sudah disiapkan. Diketahui, ratusan personel itu terdiri dari TNI, Polri, Pemkab Tulungagung dan relawan. 

Nantinya tugas fungsi ratusan relawan tersebut yakni segera merespon bilamana sewaktu-waktu di wilayahnya terjadi bencana hidrometeorologi. Diketahui, setidaknya ada tiga macam bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai yakni longsor, banjir dan angin puting beliung. 

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya