Pemerintahan

Pilkada Kabupaten Kediri TPS Berkurang 50 Persen, Komisioner KPU: Wilayah Pegunungan Digabungkan

SANTOSO
  • Rabu, 5 Juni 2024 | 09:51
Tempat pemungutan suara saat Pemilu serentak Februari 2024 lalu. (rizky/sejahtera.co)

Hal – 3 atau 1

Kediri, SEJAHTERA.CO - Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Kediri pada Pilkada serentak 2024 mengalami pengurangan hampir 50 persen

Nantinya KPU Kabupaten Kediri akan melakukan penggabungan untuk hak pemilih masyarakat di Pilkada yang digelar 27 November 2024 mendatang.

Baca Juga: Belasan Duta POI dari 15 Kabupaten dari Seluruh Indonesia Berebut Tiket Grand Final

Namun, penggabungan itu tidak semua terjadi di wilayah Kabupaten Kediri karena ada daerah yang tidak memungkinkan salah satunya di pegunungan.

"Jumlah TPS  dulu awalnya 4.261 dan secara umum harus dibagi dua. Tapi itu tidak mungkin langsung dibagi dua karena kami harus mempertimbangkan dulu," kata Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Nanang Qosim, Selasa (4/6/2024). 

Nanang mengaku, alasan tidak mempertimbangkan tersebut berdasarkan jarak terutama di wilayah pegunungan secara geografis tidak memungkinkan penggabungan TPS seperti di daerah Mojo, Ngancar, Puncu, Kepung, hingga Ngrangkah Sepawon Plosoklaten. 

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi, 100 Guru PAUD di Kabupaten Jombang Ikuti Pelatihan Tingkat Lanjut

Menurutnya, penentuan TPS untuk Pilkada 2024  itu tidak hanya berdasarkan jumlahnya, melainkan memperhatikan tempatnya.

"Kami pastikan masyarakat tidak kehilangan hak pilihnya dan jangan sampai karena penggabungan TPS, orang tidak datang ke TPS. Itu tidak boleh terpisah satu keluarga menjadi beberapa TPS," bebernya.

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya