Peristiwa

Gunung Marapi Erupsi, Tewaskan Sebelas Pendaki, Warga Diimbau Kurang Aktivitas di Luar Rumah

SANTOSO
  • Rabu, 6 Desember 2023 | 08:43
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, erupsi terakhir terekam di seismograf pada Selasa (5/12), pukul 06.24 WIB, dengan amplitudo maksimum 25.2 mm dan durasi 80 detik. (Dok BPBDKabupaten Agam)

 

Jakarta, SEJAHTERA.CO – Gunung Marapi yang erupsi hingga menewaaskan sebelas pendaki hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda berhanti.

Hujan abu vulkanik Gunung Marapi masih terjadi pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (5/12).

Baca Juga: Persiapan Kunjungan Politik, Polres Blitar Kota Gelar Pelatihan Pengamanan Khusus

Akibat hujan abu vulkanik Gunung Marapi tersebut, Pemkab Agam mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas luar rumah. 

Pemkab Agam menyebutkan wilayah yang masih terdampak hujan abu vulkanik Gunung Marapi di beberapa kecamatan.

Yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua, Kecamatan Ampek Angkek, dan Kecamatan Malalak.

Baca Juga: KPU Tulungagung Butuh Petugas KPPS, Buka Lowongan 23.135 Tenaga

Hal tersebut dikonfirmasi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Wasito melalui sambungan telepon.

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya