Wisata

Agus Koecink, Antara Ada dan Tiada, Pameran Tunggal di Alun-alun Surabaya dengan “Mimesis”, Apresiasi Rek…!

SANTOSO
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 21:33
Perupa Agus Koecink dengan latar belakang karya-karya terbarunya yang dipamerkan di Alun-alun Surabaya. (dok-pribadi)

Surabaya, SEJAHTERA.CO – Perupa Surabaya, Agus Koecink, di jagad dunia kepelukisan, ibarat antara ada dan tiada.

Baca Juga: Cekcok dengan Kekasih, Perempuan Tulungagung Mencoba Bunuh Diri

Agus Koecink, namanya sudah tidak asing lagi di kalangan seniman lukis, baik di Surabaya maupun Jawa Timur pada umumnya.

Namun beberapa tahun belakangan, Agus Koecink, seperti menghilang dari dunia kepelukisan, utamanya dalam pameran tunggal.

Padahal (kalau tidak salah), antara tahun 1990 hingga tahun 2.000-an, namanya sangat dikenal dan beberapa pameran tunggal dan juga pameran bersama.

Baca Juga: Jual Tanah Negara Rp 3,2 Miliar, Eks Kades Kediri Divonis 3 Tahun

Karya yang ditampilkan Agoes Koecink, pria kelahiran Tulungagung ini, ada lukisan hingga instalasi boneka sawah hingga mainan anak, kitiran.

Lukisan atau instalasi yang ditampilkan, diserapnya dari kondisi lingkungan, perkotaan Surabaya tentunya, utamanya soal kerakyatan.

Karya Agus Koecink cenderung bernada kritis, protes dan sejenisnya demi menyuarakan kegelisahan rakyat kecil.  

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Terkait

Berita Lainnya