Wisata

Larung Kepala Kerbau di Dam Bagong Trenggalek, Mengenang Jasa Pahlawan Tani Ki Ageng Menak Sopal

SANTOSO
  • Sabtu, 8 Juni 2024 | 07:51
Warga berebut potongan kepala kerbau yang dilarung. (Angga/SEJAHTERA.CO)

Trenggalek, SEJAHTERA.CO - Masyarakat petani di Kabupaten Trenggalek melarung kepala kerbau di Dam Bagong. Ritual adat bersih desa melarung kepala kerbau yang dilakukan masyarakat Kelurahan Ngantru dan sekitarnya sebagai bentuk penghormatan atas jasa Ki Ageng Menak Sopal. Berikut laporannya…

Baca Juga: Tabrakan Dengan Truk, Putra Ustad Langitan Meninggal

Ki Ageng Menak Sopal, adalah tokoh dibalik lahirnya Dam Bagong yang kini memberikan manfaat irigasi ratusan hektare sawah. Keberhasilan Ki Ageng Menak Sopal itu membuatnya disebut Pahlawan Tani Trenggalek

“Ini kegiatan setiap bulan Selo sebagai bentuk syukurnya para petani atas bisanya menanam, tersedianya air. Maka dicurahkan dengan bergotong royong melakukan sedekah bumi berupa penyembelihan kerbau,” kata Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat mengikuti ritual adat bersih desa Dam Bagong, Jumat (7/6/2024).

Baca Juga: Gaji Ke-13 Blitar Raya, Pemkot Rp 21,5 Miliar, Pemkab Rp 49 Miliar, Ini Jumlah Data Penerima di BPKAD Kabupaten Blitar

Larung kepala kerbau itu menjadi tradisi turun-temurun yang erat kaitannya dengan cerita lokal Trenggalek tentang Ki Ageng Menak Sopal, sosok yang disebut sebagai pahlawan tani oleh masyarakat sekitar. 

Dalam cerita singkatnya, tokoh pahlawan pertanian yang disebut Adipati Menak Sopal itu mengorbankan seekor gajah putih dalam pembangunan dam di Sungai Bagong itu.

Pengorbanan seekor gajah putih dilakukan lantaran pembangunan bendungan itu selalu gagal di tengah krisis pangan akibat paceklik yang semakin parah melanda masyarakat saat itu. 

Baca Juga: Ratusan Siswa Berebut Kuota 30 Persen Jalur Karakteristik

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Lainnya