Kriminal

Pelanggaran Tinggi, Tilang Manual Diberlakukan Kembali

SANTOSO
  • Minggu, 21 Mei 2023 | 17:47
Ratusan kendaraan pelanggar lalu lintas yang berhasil diamankan petugas Satlantas Polres Tulungagung (isal/memo) (Koran Memo)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO - Peningkatan angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Tulungagung membuat diberlakukannya lagi tilang manual.

Diketahui rata-rata perhari terdapat sebanyak 15 kasus pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga: Kemensos Datangi Nenek Rukmi, Tawarkan Dibawa ke RS, Keluarga, dan Warga Kembali Menolak

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Rahandy Gusti Pradana mengatakan, selama mengintensifkan penindakan tilang elektronik baik menggunakan electronic traffic law enforcement (ETLE) statis maupun mobile, rupanya jumlah pelanggar lalu lintas di Kabupaten Tulungagung justru semakin banyak.

Hal ini membuat pihaknya berupaya mengambil langkah tegas untuk kembali mendisiplinkan pengguna jalan di Tulungagung. Salah satunya melalui pemberlakuan tilang manual bagi pelanggaran secara kasat mata.

Baca Juga: Siswa SD Tarokan Kediri Dilatih Menangani Korban Bencana

“Selama beberapa tahun terakhir, kami sudah mengintensifkan penindakan melalui ETLE, tetapi nyatanya pelanggarnya tetap banyak,” kata AKP Rahandy Gusti Pradana, Minggu (21/5).

Menurut Rahandy, sebenarnya polisi sudah melakukan penindakan tilang secara manual sebelum operasi ketupat Semeru 2023 kemarin. Hanya saja saat itu sasaran hanya bagi pengendara di bawah umur dan pelanggar yang tidak mengenakan helm.

Sedangkan saat ini, pemberlakuan tilang manual mulai dilakukan secara menyeluruh dari semua jenis pelanggaran lalu lintas. Mulai dari penggunaan knalpot tidak sesuai standar, kendaraan overload, ban cacing, berboncengan lebih dari dua orang dan lain-lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Berita Lainnya